Langsung ke konten utama

Buah Rambutan

Kandungan Nutrisi Buah Rambutan yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum | Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 15/03/2019 . Waktu baca 3 menit



Sepanjang bulan November hingga Februari, buah rambutan sangat mudah ditemui. Baik di pasar, toko buah, maupun pedagang buah pangkalan. Semua jenis buah, termasuk rambutan, pasti memiliki nutrisi yang melimpah. Memangnya, apa saja kandungan buah rambutan? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini.

Kandungan buah rambutan dan manfaatnya bagi tubuh

Anda pasti familiar dengan buah rambutan, bukan? Ya, buah yang tumbuh subur di negara beriklim tropis dan memiliki nama latin Nephelium lappaceum memang banyak penggemarnya.
Selain rasanya yang manis, buah rambutan juga mengandung banyak air sehingga sangat segar ketika dimakan. Bila diperhatikan, daging buah rambutan yang berwarna putih sangat mirip dengan leci dan kelengkeng. Namun, kulit yang menutupi buah ditumbuhi banyak rambut yang tidak tajam.
Tidak hanya daging buahnya, ternyata daun dan biji buah rambutan pun bisa dimanfaatkan. Daun rambutan sering kali digunakan sebagai bahan alami untuk perawatan rambut. Sementara bijinya, biasanya akan dihancurkan di jadikan masker untuk kulit. Supaya tidak penasaran, pahami kandungan buah rambutan sekaligus manfaatnya bagi kesehatan tubuh, seperti:

1. Kalori dan serat

Setiap 100 gram buah rambutan, terdapat 85 kalori. Kandungan buah rambutan ternyata dapat memenuhi 4,2% kebutuhan kalori Anda setiap hari. Itu artinya, buah rambutan dapat membangun energi pada tubuh Anda. Selain itu, setiap 100 gram buah yang manis ini juga menyediakan serat larut air sebanyak 1,3-2 gram.
Sama seperti buah lainnya, Anda bisa menambahkan rambutan pada daftar menu diet Anda, lho. Serat larut air pada buah rambutan akan membentuk gel khusus di usus yang memperlambat pencernaan dan penyerapan nutrisi. Hal ini membuat Anda kenyang lebih lama, menekan nafsu makan, membantu Anda menurunkan berat badan, dan mencegah sembelit.

2. Kaya vitamin

Jeruk, mangga, dan jambu biji memang dikenal sebagai deretan buah yang tinggi vitamin C. Bukan hanya itu, buah rambutan juga kaya dengan vitamin C. Anda bisa mengonsumsi buah ini sebagai pengganti jeruk, mangga, atau jambu biji di saat bosan.
Selain itu, kandungan buah rambutan lainnya yang sayang jika dilewatkan adalah vitamin B3. Mengonsumsi 100 gram buah rambutan dapat memenuhi 1% asupan vitamin B3 atau dikenal juga dengan niacin.
Kombinasi antara vitamin C dan vitamin B3 dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, memperlancar sirkulasi darah ke seluruh tubuh hingga ke kulit sehingga menjaga kesehatan kulit.

3. Protein dan rendah lemak

Sama seperti buah lainnya, rambutan mengandung lemak yang sangat rendah, yaitu 0,1 gram per sajian. Selain itu, setiap 100 gram buah rambutan juga mengandung 14 hingga 14,5 gram protein. Kandungan buah rambutan tersebut mendukung pertumbuhan sel-sel tubuh tetap sehat.

4. Mineral penting

Selain vitamin, lemak, protein, dan karbohidrat, tubuh Anda juga memerlukan mineral. Ya, buah rambutan mengandung beberapa mineral penting bagi tubuh, seperti zat besi, kalsium, dan fosfor.

Semua kandungan rambutan memberikan manfaat yang melimpah, seperti:


Mencegah tubuh lelah dan pusing
Meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh dan mencegah anemia
Meningkatkan kinerja ginjal untuk menyaring limbah
Memelihara dan memperbaiki jaringan dan sel tubuh yang rusak
Memperkuat dan meningkatkan kepadatan tulang maupun gigi







Komentar

Postingan populer dari blog ini

25 Macam Perangkat Keras Komputer dan Pengertiannya

25 Macam Perangkat Keras Komputer dan Pengertiannya   Muhammad Zakaria    21 Comments Dalam dunia komputer, pengertian dari perangkat keras atau hardware adalah komponen fisik yang membentuk sebuah  sistem komputer . Hardware sendiri mempunyai sifat yang berbeda dengan software yaitu dapat dilihat, diraba dan berbentuk nyata. Jenis-jenis hardware pada komputer tidak hanya tertuju pada bagian dalam komputer saja, melainkan semua perangkat yang mendukung kinerja komputer. Secara umum, hardware terbagi menjadi empat bagian, yaitu perangkat masukan (input), perangkat keluaran (output), perangkat pengolah data (prosesor), dan perangkat aksesoris. Perangkat masukan berfungsi untuk menginput data agar masuk ke dalam komputer. Beberapa contoh perangkat masukan antara lain mouse, keyboard, scanner, dan webcam. Data yang masuk melalui perangkat keras masukan, kemudian diolah dengan perangkat pengolah data, seperti CPU atau processor yang didukung oleh motherboa...

Pengertian Baterai dan Jenis-jenisnya

Pengertian Baterai dan Jenis-jenisnya    -   Dickson Kho/ Komponen Elektronika – Pengertian Baterai dan Jenis-jenisnya – Baterai (Battery) adalah sebuah alat yang dapat merubah energi kimia yang disimpannya menjadi energi Listrik yang dapat digunakan oleh suatu perangkat Elektronik. Hampir semua perangkat elektronik yang portabel seperti Handphone, Laptop, Senter, ataupun Remote Control menggunakan Baterai sebagai sumber listriknya. Dengan adanya Baterai, kita tidak perlu menyambungkan kabel listrik untuk dapat mengaktifkan perangkat elektronik kita sehingga dapat dengan mudah dibawa kemana-mana. Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita dapat menemui dua jenis Baterai yaitu Baterai yang hanya dapat dipakai sekali saja (Single Use) dan Baterai yang dapat di isi ulang (Rechargeable). Jenis-jenis Baterai Setiap Baterai terdiri dari Terminal Positif( Katoda) dan Terminal Negatif (Anoda) serta Elektrolit yang berfungsi sebagai penghantar. Output Arus Listrik ...

Bolehkah Sebutan Almarhum

Fatwa Ulama: Bolehkah Sebutan Almarhum? Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.  28 December 2012  0 Comments Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin  rahimahullah Soal: Apa hukum perkataan “ fulan almarhum ” atau “ taghammadahullah bi rahmatih  (semoga limpahan rahmat Allah tercurah padanya)”, atau perkataan “ intaqala ila rahmatillah  (telah berpulang ke rahmatullah)”? Jawab: Untuk perkataan “ fulan almarhum ” atau ucapan “ taghammadahullah bi rahmatih ” (keduanya bermakna: semoga Allah merahmati, -pen)  tidaklah mengapa . Perkataan “ almarhum ” termasuk kalimat harapan, bukan termasuk kalimat berita (yang memastikan ia mendapatkan rahmat Allah, -pen). Sehingga jika maksudnya sebagai harapan, maka tidaklah mengapa. Adapun kalimat “ intaqola ila rahmatillah  (telah berpulang ke  rahmatullah )”, yang saya pahami adalah termasuk harapan, bukan maksud pemastian. Ini semua termasuk perkara ghaib sehingga tidak boleh memastikan...