Langsung ke konten utama

Biar Baterai Awet, Ini Cara Ngecas Ponsel yang Benar


Biar Baterai Awet, Ini Cara Ngecas Ponsel yang Benar
Muhammad Alif Goenawan - detikInet



Jakarta - Baterai masih menjadi elemen terpenting di perangkat gadget seperti smartphone. Bahkan baterai juga menjadi pertimbangan penting ketika konsumen pertama kali ingin membeli ponsel.
Salah satu pertimbangannya adalah melihat besaran kapasitas baterai yang disodorkan. Biasanya, mereka ingin baterai yang bisa bertahan hingga aktivitas seharian, sekitar tujuh sampai delapan jam.
Walau smartphone ketika pertama kali dipakai punya baterai yang sanggup bertahan lama, ada kalanya umur baterai perlahan mulai berkurang. Penyebabnya cukup sederhana, seringkali pengguna mengabaikan kebiasaan yang sebenarnya tabu ketika melakukan pengisian daya.
Lantas apa saja hal-hal yang dilarang dan dianjurkan selama ponsel sedang charging? Berikut catatan detikINET dari sejumlah sumber. (mag/mag)


1. Jangan Pakai Charger Bukan Bawaan




Hal pertama yang sangat sederhana adalah gunakanlah charger bawaan atau asli. Nah, biasanya karena aktivitas dan kesibukannya yang padat, pengguna sering kelupaan membawa charger dan meminjam charger orang lain.
Hal ini disebut mempengaruhi performa dan umur dari baterai. Kalau pun kepepet harus meminjam, cek voltase dan amper dari charger, apakah sama atau tidak.

2. Jangan Mengisi dalam Kondisi Terpasang Casing




Beberapa ponsel ada yang berubah menjadi hangat ketika mengisi daya. Nah, pastikan untuk melepas casing ponsel ketika mengisi. Hal ini bisa menjadi penghalang dan memperlambat pembuangan hawa panas yang diakibatkan karena pengisian.

3 Jangan Ditinggal Tidur Semalaman




Karena aktivitas pemakaian ponsel seharian, orang cenderung melakukan pengisian di malam hari. Nah, salah satu kebiasaannya adalah orang kerap meninggalkan ponsel dalam kondisi mengisi daya hingga terbangun keesokan harinya.
Kebiasaan ini harus dihilangkan. Pengisian baterai yang dilakukan semalaman dapat mempengaruhi umur baterai. Tak hanya itu, ini juga bisa mengakibatkan ponsel menjadi overheat. Apesnya, mungkin ponsel akan meledak.

4. Hindari Penggunaan Aplikasi Baterai 




Beragam aplikasi baterai manajemen tersedia di toko aplikasi, baik iOS maupun Android. Aplikasi ini oleh developer diklaim bisa memperpanjang masa aktif baterai. Namun, pada dasarnya aplikasi semacam ini tidak baik untuk baterai karena meningkatkan beban pada smartphone dan memaksa perangkat untuk menggunakan lebih banyak tenaga baterai.

5. Jangan Charge Lebih dari 80%




Harus diakui bahwa terkadang orang tidak sabar dengan yang namanya nge-charge. Nah, menurut informasi 80% adalah ambang batas yang ideal untuk mengakhiri masa pengisian.
Mengisi lebih dari 80% bisa mengakibatkan smartphone overheat, yang pada akhirnya berpengaruh terhadap umur baterai. Jadi, kesimpulannya tidak harus sampai penuh untuk melepas smartphone dari sambungan charger.

6. Hindari Mengisi Ketika Belum Low-Batt




Ketika baterai sudah di bawah 50% dan mungkin ia akan bepergian jauh, ia tak segan untuk mengisi. Namun, hal ini jangan diterapkan. Anda baru bisa mengisi baterai ketika sudah berada di batas 20%. Karena sebuah studi menemukan smartphone yang diisi tidak pada saatnya dan terlalu sering diisi bisa memperpendek umur baterai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

25 Macam Perangkat Keras Komputer dan Pengertiannya

25 Macam Perangkat Keras Komputer dan Pengertiannya   Muhammad Zakaria    21 Comments Dalam dunia komputer, pengertian dari perangkat keras atau hardware adalah komponen fisik yang membentuk sebuah  sistem komputer . Hardware sendiri mempunyai sifat yang berbeda dengan software yaitu dapat dilihat, diraba dan berbentuk nyata. Jenis-jenis hardware pada komputer tidak hanya tertuju pada bagian dalam komputer saja, melainkan semua perangkat yang mendukung kinerja komputer. Secara umum, hardware terbagi menjadi empat bagian, yaitu perangkat masukan (input), perangkat keluaran (output), perangkat pengolah data (prosesor), dan perangkat aksesoris. Perangkat masukan berfungsi untuk menginput data agar masuk ke dalam komputer. Beberapa contoh perangkat masukan antara lain mouse, keyboard, scanner, dan webcam. Data yang masuk melalui perangkat keras masukan, kemudian diolah dengan perangkat pengolah data, seperti CPU atau processor yang didukung oleh motherboa...

Pengertian Baterai dan Jenis-jenisnya

Pengertian Baterai dan Jenis-jenisnya    -   Dickson Kho/ Komponen Elektronika – Pengertian Baterai dan Jenis-jenisnya – Baterai (Battery) adalah sebuah alat yang dapat merubah energi kimia yang disimpannya menjadi energi Listrik yang dapat digunakan oleh suatu perangkat Elektronik. Hampir semua perangkat elektronik yang portabel seperti Handphone, Laptop, Senter, ataupun Remote Control menggunakan Baterai sebagai sumber listriknya. Dengan adanya Baterai, kita tidak perlu menyambungkan kabel listrik untuk dapat mengaktifkan perangkat elektronik kita sehingga dapat dengan mudah dibawa kemana-mana. Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita dapat menemui dua jenis Baterai yaitu Baterai yang hanya dapat dipakai sekali saja (Single Use) dan Baterai yang dapat di isi ulang (Rechargeable). Jenis-jenis Baterai Setiap Baterai terdiri dari Terminal Positif( Katoda) dan Terminal Negatif (Anoda) serta Elektrolit yang berfungsi sebagai penghantar. Output Arus Listrik ...

Bolehkah Sebutan Almarhum

Fatwa Ulama: Bolehkah Sebutan Almarhum? Muhammad Abduh Tuasikal, MSc.  28 December 2012  0 Comments Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin  rahimahullah Soal: Apa hukum perkataan “ fulan almarhum ” atau “ taghammadahullah bi rahmatih  (semoga limpahan rahmat Allah tercurah padanya)”, atau perkataan “ intaqala ila rahmatillah  (telah berpulang ke rahmatullah)”? Jawab: Untuk perkataan “ fulan almarhum ” atau ucapan “ taghammadahullah bi rahmatih ” (keduanya bermakna: semoga Allah merahmati, -pen)  tidaklah mengapa . Perkataan “ almarhum ” termasuk kalimat harapan, bukan termasuk kalimat berita (yang memastikan ia mendapatkan rahmat Allah, -pen). Sehingga jika maksudnya sebagai harapan, maka tidaklah mengapa. Adapun kalimat “ intaqola ila rahmatillah  (telah berpulang ke  rahmatullah )”, yang saya pahami adalah termasuk harapan, bukan maksud pemastian. Ini semua termasuk perkara ghaib sehingga tidak boleh memastikan...