Langsung ke konten utama

Tips Mencegah Smartphone Agar Tidak Hang


Tips Mencegah Smartphone Agar Tidak Hang
By Pandu Dryad -  March 18, 2016 2



Tips Mencegah Smartphone Agar Tidak Hang – Sebagian pengguna smartphone sering kali mengeluhkan tentang leletnya perangkat yang mereka gunakan. Tak jarang pula yang mengeluh bahwa gadget andalannya itu sering kali hang, khususnya bagi smartphone dengan spesifikasi yang kurang mumpuni.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi masalah hang pada smartphone ataupun tablet, dimana sering kali hal itu membuat kita jengkel. Namun sebenarnya, sebagian besar masalah yang terjadi pada perangkat justru disebabkan oleh kesalahan pada penggunanya sendiri. Nah untuk itu kita harus mengetahui apa saja yang bisa menyebabkan masalah tersebut agar kita bisa mencegahnya.

Mengerti dan pahami keadaan smartphone kita
Smartphone sering hangArti dari smartphone adalah ponsel pintar, namun ponsel pintar tidak akan ada artinya jika sang pengguna sendiri juga tidak pandai dalam memanfaatkan atau merawat smartphone nya. Itu artinya, pengguna smartphone juga harus smart agar dapat mengimbangi smartphone yang digunakannya, karena smartphone cenderung lebih “rewel” dibandingkan dengan ponsel biasa yang hanya bisa digunakan untuk bertelpon dan sms, sehingga kita wajib untuk mengerti bagaimana cara perawatan yang tepat agar performa smartphone tetap prima.

Ada banyak sekali faktor yang menyebabkan smartphone menjadi lemot atau bahkan hang. Dan disini, mimin akan sedikit berbagi ilmu soal apa saja sih penyebab smartphone jadi rewel?
Berikut adalah diantaranya :

Kesalahan Pengguna
Kenali spesifikasi smartphone yang kamu miliki. Yang mimin lihat, banyak sekali pengguna yang tidak sabaran saat menggunakan smartphone miliknya. Pengguna sering kali ingin berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain dengan cepat tanpa memperhatikan seberapa batas kemampuan smartphone yang mereka gunakan, sehingga perangkat mengalami lag (gerakan tidak mulus / patah-patah) lelet atau bahkan hang ketika melakukan proses yang terlalu berat.

Tips : Perhatikan dan kenali batas kemampuan smartphone yang kamu gunakan dengan melihat spesifikasinya, karena tidak semua smartphone memiliki spesifikasi yang mumpuni. Kemampuan prosesor yang minim, serta kapasitas RAM yang terbatas akan membatasi performa smartphone mu dalam menjalankan aplikasi tertentu yang tergolong berat, sehingga kita harus mengira-ngira aplikasi apa yang sekiranya tidak membuat smartphone kita kewalahan.

Hal ini juga penting untuk disadari ketika kita ingin berpindah aplikasi, lakukan dengan perlahan (khususnya bagi perangkat yang memiliki RAM kecil), berikan waktu untuk loading pada smartphone agar smartphone tidak bekerja terlalu berat yang akan memicu terjadinya hang pada smartphone. Begitupun seusai booting atau menyalakan kembali smartphone mu. Hindari untuk menggunakannya sesaat setelah booting, dan berikan waktu bagi perangkat untuk mempersiapkan diri.

Kehabisan Ruang Penyimpanan (Memory)
Perhatikan ruang pada memory internal. Memory, terutama memory Internal yang penuh juga mempengaruhi kinerja dari sebuah perangkat. Banyak hal yang bisa menyebabkan memory menjadi penuh, salah satunya karena banyaknya file sampah atau cache yang tersimpan. File sampah tersebut biasanya “ditulis” oleh aplikasi saat kita menggunakannya. Selain itu, banyaknya aplikasi yang terinstall juga dapat membuat memory internal menjadi penuh sesak.

Tips : Pasanglah aplikasi cache cleaner jika perangkatmu belum mendukung fitur cache cleaner bawaan. Apps ini penting untuk menghapus cache pada smartphone yang kita gunakan. Jika penyimpanan internal mulai penuh, kamu perlu membersihkan sebagian data yang tersimpan disana.

Terlalu Banyak Aplikasi Berjalan di Background
Pastikan untuk mematikan apilkasi sebelum menjalankan aplikasi lain. Sering kali aplikasi yang sudah tidak kita gunakan masih berjalan di balik layar (background). Hal ini tentunya akan membuat kinerja smartphone akan terasa berat, khususnya bagi smartphone yang memiliki dukungan hardware yang minim.

Tips : Hindari tombol “Home” (yang biasanya terdapat di tengah) saat ingin menutup aplikasi, karena tombol “Home” hanya akan menyembunyikan aplikasi tersebut dari layar, namun aplikasi tetap berjalan (berguna untuk multitasking).

Gunakanlah tombol / softkey “Back” atau menu “Exit” jika ingin menutup aplikasi. Aplikasi yang tetap berjalan di background akan sangat mempengaruhi kinerja perangkat, karena RAM akan terisi oleh aplikasi tersebut yang membuat smartphone terasa lelet saat membuka aplikasi lainnya, serta prosesor akan terus bekerja sehingga membuat baterai terasa cepat habis dan membuat smartphone cepat panas.

Minta Diganti Dengan Yang Baru
Faktor umur pada perangkat juga sangat menentukan performa yang dimilikinya. Nah untuk solusi yang terakhir ini adalah solusi pamungkas yang dijamin efektif untuk mengatasi masalah hang pada smartphone yang kamu gunakan. Tapi sekali lagi, cara ini adalah pilihan terakhir jika dirasa sudah tidak ada harapan yang bisa membantu smartphone yang kamu gunakan agar dapat bekerja dengan lancar.

Dan perlu diingat bahwa kamu juga harus tetap jeli dalam memilih smartphone agar tidak salah pilih. Pastikan bahwa calon perangkat yang kamu incar mengusung fitur serta spesifikasi yang sesuai dengan harganya. Bila perlu, kamu juga bisa mencari referensi tulisan review di blog yang terpercaya, termasuk di blog Techijau.com ini untuk mengetahui poin kelebihan dan kekurangannya.

Nah mungkin itu saja tips yang bisa mimin berikan untuk pemirsa sekalian pada posting kali ini. Ada pendapat lain? Silahkan tinggalkan komentar. Jangan lupa, kamu bisa menjelajahi blog Techijau.com untuk menemukan berbagai konten menarik lainnya. Semoga bermanfaat 😀


Komentar

Postingan populer dari blog ini

25 Macam Perangkat Keras Komputer dan Pengertiannya

25 Macam Perangkat Keras Komputer dan Pengertiannya   Muhammad Zakaria    21 Comments Dalam dunia komputer, pengertian dari perangkat keras atau hardware adalah komponen fisik yang membentuk sebuah  sistem komputer . Hardware sendiri mempunyai sifat yang berbeda dengan software yaitu dapat dilihat, diraba dan berbentuk nyata. Jenis-jenis hardware pada komputer tidak hanya tertuju pada bagian dalam komputer saja, melainkan semua perangkat yang mendukung kinerja komputer. Secara umum, hardware terbagi menjadi empat bagian, yaitu perangkat masukan (input), perangkat keluaran (output), perangkat pengolah data (prosesor), dan perangkat aksesoris. Perangkat masukan berfungsi untuk menginput data agar masuk ke dalam komputer. Beberapa contoh perangkat masukan antara lain mouse, keyboard, scanner, dan webcam. Data yang masuk melalui perangkat keras masukan, kemudian diolah dengan perangkat pengolah data, seperti CPU atau processor yang didukung oleh motherboa...

Mengenal Fitur-Fitur Canggih pada Kamera HP Masa Kini

  Mengenal-Fitur-Fitur-Canggih-pada-Kamera-HP-Masa-Kini Lensa kamera yang semakin berkembang, membuat fitur-fitur yang disediakan oleh kamera HP semkin  canggih dan beragam. Fitur-fitur tersebut dapat kamu gunakan untuk mengahasilkan gambar yang lebih bagus dan menarik. Beragam model foto dan video bisa kamu dapatkan jika memaksimalkan fitur-fitur canggih tersebut. Cara menggunakannya pun tidak sulit. Agar lebih mudah, mari mengenal fitur-fitur canggih pada kamera HP masa kini. 1. Filter Warna Mengenal-Fitur-Fitur-Canggih-pada-Kamera-HP-Masa-Kini-1Filter memiliki arti penyaringan. Filter warna pada kamera HP memiliki kegunaan untuk menyaring dan mengatur keseimbangan warna pada foto. Kamu juga bisa menentukan warna-warna seperti apa yang ingin dipakai pada gambar, misal kamu ingin memberi kesan musim gugur (coklat), dingin (biru), merah, hitam, putih dan lainnya. 2. Eksposur Ganda Mengenal-Fitur-Fitur-Canggih-pada-Kamera-HP-Masa-Kini-2Eksposur ganda adalah trik pengambilan fot...

Pengertian Baterai dan Jenis-jenisnya

Pengertian Baterai dan Jenis-jenisnya    -   Dickson Kho/ Komponen Elektronika – Pengertian Baterai dan Jenis-jenisnya – Baterai (Battery) adalah sebuah alat yang dapat merubah energi kimia yang disimpannya menjadi energi Listrik yang dapat digunakan oleh suatu perangkat Elektronik. Hampir semua perangkat elektronik yang portabel seperti Handphone, Laptop, Senter, ataupun Remote Control menggunakan Baterai sebagai sumber listriknya. Dengan adanya Baterai, kita tidak perlu menyambungkan kabel listrik untuk dapat mengaktifkan perangkat elektronik kita sehingga dapat dengan mudah dibawa kemana-mana. Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita dapat menemui dua jenis Baterai yaitu Baterai yang hanya dapat dipakai sekali saja (Single Use) dan Baterai yang dapat di isi ulang (Rechargeable). Jenis-jenis Baterai Setiap Baterai terdiri dari Terminal Positif( Katoda) dan Terminal Negatif (Anoda) serta Elektrolit yang berfungsi sebagai penghantar. Output Arus Listrik ...